Articles Comments

EDUKASI ISLAM » Pendidikan Islam di Mekah » Pendidikan Islam Fase Mekah Tahap Terang-Terangan

Pendidikan Islam Fase Mekah Tahap Terang-Terangan

  1. Tahap terang-terangan kepada kerabat

Dakwah atau pendidikan dan pengajaran secara terang-terangan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW kepada kerabatnya adalah setelah menerima wahyu Q.S. Asy-Syu’ara/26: 214-215 sebagai berikut:

Artinya: Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu (Muhammad) yang terdekat, dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang beriman yang mengikutimu (Q.S. Asy-Syu’ara/26: 214-215).

Asbabun Nuzul ayat diatas dalam Qamaruddin Shaleh dkk.(1989:370) dijelaskan bahwa dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa ketika turun Q.S. Asy-Syu’ara/26: 214 Rasulullah SAW memulai dakwanya kepada keluarga serumahnya, kemudian keluarga yang terdekat. Hal ini menyinggung perasaan kaum muslimin (merasa terabaikan) sehingga Allah SWT menurunkan ayat selanjutnya yaitu Q.S. Asy-Syu’ara/26: 215, sebagai perintah untuk juga memperhatikan kaum mukminin lainnya.

2. Tahap terang-terangan kepada masyarakat secara umum

Dalam buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti oleh Kemendikbud (2013:67) disebutkan bahwa wahyu Allah SWT yang memerintahkan  dakwah secara terbuka dan terang-terangan adalah Q.S. Al-Hijr/15:94 yaitu

Artinya:Maka sampaikanlah (Muhammad) secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang yang musyrik (Q.S. Al-Hijr/15:94).

Dalam buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti oleh Kemendikbud (2013:68) dijelaskan, bahwa setelah Rasulullah SAW menerima wahyu tersebut (Q.S. Al-Hijr/15:94), beliau mulai dakwah secara terang-terangan. Pertama-tama, Nabi Muhammad SAW mengumpulkan seluruh sanak keluarganya di kaki Gunung Safa untuk mengajak mereka beriman kepada Allah SWT. Akan tetapi, salah seorang pamannya yang bernama Abu Lahab, bersikap sinis dan tidak mau menerima dakwah Rasulullah SAW.

Written by

Filed under: Pendidikan Islam di Mekah

Leave a Reply

*